Skip to main content

Senin, 22 November 2021

Image KJVBibledailydotcom

Kristus tidak akan pernah memberikan nyawa-Nya bagi umat manusia jika Dia tidak memiliki kepercayaan pada jiwa-jiwa yang untuknya Dia telah mati.

Dia tahu bahwa banyak orang akan menanggapi kasih yang telah Dia ungkapkan untuk umat manusia. Bukan setiap hati yang merespons, tetapi setiap hati dapat, dan jika mau, merespons kasih yang tiada tandingannya.

“Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku,” kata Kristus.

Hati yang merindukan Allah akan mengenali suara-Nya. Tuhan tidak dapat bekerja untuk satu jiwa yang tidak menanggapi anugerah-Nya yang ditawarkan, kasih-Nya yang dianugerahkan. Tetapi Dia sedang menunggu tanggapan dari jiwa-jiwa.

Dia menawarkan mereka ke pesta pernikahan; Dia mengadakan di hadapan mereka perjamuan yang akan memuaskan setiap keinginan. Kata-kataNya penuh dengan makna dan kelimpahan. “Kamu akan mencari Aku dan menemukan Aku,” kataNya, “ketika kamu akan mencari Aku dengan segenap hatimu.” {ST 17 Maret 1898, par. 1}

Christ would never have given his life for the human race if He had not had confidence in the souls for whom He died. He knew that a large number would respond to the love He had expressed for humanity. It is not every heart that responds, but every heart may, and can if it will, respond to that love which is without a parallel. “My sheep hear My voice,” Christ said. A heart yearning for God will recognize His voice. God can not work for one soul who does not respond to His grace offered, His love bestowed. But He is waiting for a response from souls. He bids them to the marriage feast; He sets before them the banquet that will satisfy every want. His word is full of marrow and fatness. “Ye shall seek Me and find Me,” He says, “when ye shall search for Me with all your heart.” {ST March 17, 1898, par. 1}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...