Skip to main content

Kamis, 16 September 2021


Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg

Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1}

Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar, 

tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela, 

semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2}

Rasul Paulus mendesak kita untuk mendapatkan keuntungan yang ada dalam jangkauan kita. “Karena itu memiliki janji-janji ini, yang terkasih,” katanya, “marilah kita membersihkan diri kita dari segala kekotoran daging dan roh, menyempurnakan kekudusan dalam takut akan Tuhan.” 

Kita harus berpisah dari dunia dalam roh dan praktik jika kita mau menjadi putra dan putri Allah. Dalam doa-Nya bagi para pengikut-Nya, Kristus bertanya, “Aku tidak berdoa agar engkau membawa mereka keluar dari dunia, tetapi engkau harus menjaga mereka dari kejahatan.

Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka melalui kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran.” {FH 344.3}

Keep yourselves in the love of God, looking for the mercy of our Lord Jesus Christ unto eternal life. Jude 21. {FH 344.1}

Those who hear from the lips of Christ the words, “Well done, thou good and faithful servant,” will be heroic ministers of righteousness. They may never preach a discourse from the pulpit, but loyal to a sense of God’s claims upon them and jealous of His honor, they will minister to the souls who are the purchase of Christ’s blood. They will see the necessity of carrying into their work a willing mind, an earnest spirit, and a hearty, unselfish zeal. They will not study how best they can preserve their own dignity, but by care and thoughtfulness will seek to win the hearts of those whom they serve.... {FH 344.2}

The apostle Paul urges upon us the advantages placed within our reach. “Having therefore these promises, dearly beloved,” he says, “let us cleanse ourselves from all filthiness of the flesh and spirit, perfecting holiness in the fear of God.” We are to separate from the world in spirit and practice if we would become sons and daughters of God. In His prayer for His followers, Christ asked, “I pray not that thou shouldest take them out of the world, but that thou shouldest keep them from the evil. They are not of the world, even as I am not of the world. Sanctify them through thy truth: thy word is truth.” {FH 344.3}



 



Comments

Popular posts from this blog

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...