Skip to main content

Senin, 20 September 2021.


Karena itu, ketika kamu melihat kekejian yang membinasakan, yang dibicarakan oleh nabi Daniel, berdirilah di tempat suci, (siapa yang membaca, biarkan dia mengerti:) maka biarkan mereka yang ada di Yudea melarikan diri ke pegunungan. Matius 24:15, 16. {Mar 180.1}

Waktunya tidak lama lagi, ketika, seperti para murid awal, kita akan dipaksa untuk mencari perlindungan di tempat-tempat terpencil. Karena pengepungan Yerusalem oleh tentara Romawi adalah sinyal untuk melarikan diri ke orang-orang Kristen Yudea, 

maka asumsi kekuasaan di pihak bangsa kita [Amerika Serikat] dalam dekrit yang memberlakukan sabat kepausan akan menjadi peringatan bagi kita. Saat itulah saatnya untuk meninggalkan kota-kota besar, 

bersiap untuk meninggalkan kota-kota yang lebih kecil dari rumah-rumah pensiunan ke tempat-tempat terpencil di antara pegunungan.{Mar 180.2}

Jika dalam pemeliharaan Allah kita dapat mengamankan tempat-tempat yang jauh dari kota-kota, Tuhan ingin kita melakukan ini. Ada masa-masa sulit di depan kita.{Mar 180.8}

When ye therefore shall see the abomination of desolation, spoken of by Daniel the prophet, stand in the holy place, (whoso readeth, let him understand:) then let them which be in Judaea flee into the mountains. Matthew 24:15, 16. {Mar 180.1}

The time is not far distant, when, like the early disciples, we shall be forced to seek a refuge in desolate and solitary places. As the siege of Jerusalem by the Roman armies was the signal for flight to the Judean Christians, so the assumption of power on the part of our nation [the United States] in the decree enforcing the papal sabbath will be a warning to us. It will then be time to leave the large cities, preparatory to leaving the smaller ones for retired homes in secluded places among the mountains. {Mar 180.2}

If in the providence of God we can secure places away from the cities, the Lord would have us do this. There are troublous times before us. {Mar 180.8}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}