Skip to main content

Senin, 13 September 2021.


Akhirnya Yunus belajar bahwa “Keselamatan adalah milik Tuhan.” Mazmur 3:8. “Sesungguhnya di dalam Tuhan, Allah kita, keselamatan Israel.” Yeremia 3:23. 

Manusia telah menjual diri mereka kepada musuh segala kebenaran. Mereka tidak dapat menebus diri mereka sendiri. Hanya dengan menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi manusia dapat dibebaskan dari kuasa musuh. {RH 4 Desember 1913, par. 16}

Kesombongan manusia akan menuntunnya untuk mencari keselamatan dengan cara lain selain yang direncanakan oleh Allah. Dia tidak mau dianggap sebagai apa-apa, tidak mau mengakui Kristus sebagai Satu-satunya yang dapat menyelamatkan sepenuhnya. 

Tetapi tentang Kristus ada tertulis, “Tidak ada nama lain di bawah kolong langit yang diberikan di antara manusia, yang olehnya kita harus diselamatkan.” 

“Dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudaraNya, supaya Ia menjadi Imam besar yang penyayang dan setia dalam hal-hal yang berkaitan dengan Allah, untuk mendamaikan dosa-dosa bangsa itu. 

Karena dalam hal Ia sendiri telah menderita pencobaan, Ia dapat menolong mereka yang dicobai.” Satu kata yang tertulis di atas kehidupan yang Kristus jalani di dunia ini demi kepentingan ras yang jatuh, adalah “Keselamatan.” {RH 4 Desember 1913, par. 17}

Dengan penyesalan dan pengakuan akan kasih karunia Allah yang menyelamatkan, datanglah pembebasan. Yunus dibebaskan dari bahaya yang mengelilinginya di kedalaman laut, dan dilemparkan ke tanah yang kering. {RH 4 Desember 1913, par. 18}

At last Jonah had learned that “Salvation belongeth unto the Lord.” Psalm 3:8. “Truly in the Lord our God is the salvation of Israel.” Jeremiah 3:23. Men have sold themselves to the enemy of all righteousness. They cannot redeem themselves. Only by accepting Christ as a personal Saviour can human beings be delivered from the power of the enemy. {RH December 4, 1913, par. 16}

Man’s pride would lead him to seek for salvation in some other way than that devised by God. He is unwilling to be accounted as nothing, unwilling to recognize Christ as the only one who can save to the uttermost. But of Christ it is written, “There is none other name under heaven given among men, whereby we must be saved.” “In all things it behooved him to be made like unto his brethren, that he might be a merciful and faithful high priest in things pertaining to God, to make reconciliation for the sins of the people. For in that he himself hath suffered being tempted, he is able to succor them that are tempted.” The one word written above the life that Christ lived in this world in behalf of the fallen race, is “Salvation.” {RH December 4, 1913, par. 17}

With penitence and a recognition of the saving grace of God, comes deliverance. Jonah was released from the perils surrounding him in the mighty deep, and cast upon the dry land. {RH December 4, 1913, par. 18}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}