Skip to main content

Sabat, 18 September 2021.


Youtube Thumbnail Image https://i2dotwpdotcom/wwwdotrobertpetersonphotographydotcom/wp-content/uploads/2015/11/2012-6-27-7-4-Beach-Walker-Light-Trails-Robert-Peterson-Photography-1Corinthians-2-9-1200px-842Fdotjpg

Tetapi seperti ada tertulis: Mata tidak pernah melihat, atau telinga mendengar, dan tidak pernah masuk ke dalam hati manusia, hal-hal yang telah disediakan Allah bagi mereka yang mengasihi Dia.” 1 Korintus 2:4-9. 

Sekarang penjelasan tentang hikmat ini yang belum pernah dilihat, atau didengar, atau diketahui oleh dunia: “Tetapi Allah telah menyatakannya kepada kita oleh Roh-Nya; karena Roh menyelidiki segala sesuatu, ya, hal-hal yang dalam dari Allah. 

Karena apakah manusia mengetahui apa yang dimiliki manusia, kecuali roh manusia yang ada di dalam dirinya? Meskipun demikian, hal-hal Allah tidak mengenal manusia, kecuali Roh Allah. 

Sekarang kita telah menerima, bukan roh dunia, tetapi Roh yang berasal dari Allah; agar kita mengetahui hal-hal yang secara cuma-cuma diberikan kepada kita dari Allah. 

Hal-hal yang juga kita bicarakan, bukan dengan kata-kata yang diajarkan oleh hikmat manusia, tetapi yang diajarkan oleh Roh Kudus; membandingkan hal-hal spiritual dengan spiritual. 

Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah; karena itu adalah kebodohan baginya; dia juga tidak dapat mengenal mereka, karena mereka dapat dinilai secara rohani. {BEcho 15 Juni 1893, par. 4}

But as it is written, Eye hath not seen, nor ear heard, neither have entered into the heart of man, the things which God hath prepared for them that love Him.” 1 Corinthians 2:4-9. Now the explanation of this wisdom that the world has not seen, nor heard, nor known: “But God hath revealed them unto us by his Spirit; for the Spirit searcheth all things, yea, the deep things of God. For what man knoweth the things of a man, save the spirit of man which is in him? Even so the things of God knoweth no man, but the Spirit of God. Now we have received, not the spirit of the world, but the Spirit which is of God; that we might know the things which are freely given to us of God. Which things also we speak, not in the words which man’s wisdom teacheth, but which the Holy Ghost teacheth; comparing spiritual things with spiritual. But the natural man receiveth not the things of the Spirit of God; for they are foolishness unto him; neither can he know them, because they are spiritually discerned. {BEcho June 15, 1893, par. 4}


 



Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...