Skip to main content

Minggu, 26 September 2021.


Saya dapat mengerti dan merasakan kasih Allah Bapa kepada saya hanya melalui kehadiran roh Kristus yang adalah hidupnya Kristus dan kasih karunianya Kristus dalam hati dan hidup saya, setiap hari, setiap saat

Mereka yang berjalan dalam terang akan menjadi anak-anak terang, dan akan menyebarkan terang kepada orang-orang di sekitar mereka dalam kebaikan, dalam kasih sayang, dalam kasih yang tak salah lagi. 

“Allah adalah kasih: dan barangsiapa diam di dalam kasih, ia tinggal di dalam Allah, dan Allah di dalam dia.” Kecuali jika kasih disayangi dalam jiwa, secara terus menerus, maka Kristus tidak tinggal di dalam hati. 

Dia yang tanpa kasih, tidak memiliki pancaran sinar terang Matahari Kebenaran di ruang hati dan pikiran. Tetapi jiwa yang telah membuka pintu hati kepada Yesus, akan mengungkapkan terang kehidupan dalam kesalehan praktis. 

Doktrin murni akan menyatu dengan perbuatan-perbuatan kebenaran; aturan surgawi akan berbaur dengan praktik suci. Hati yang dipenuhi dengan kasih karunia Kristus akan dinyatakan dengan damai dan sukacita; dan di mana Kristus tinggal, karakter akan dimurnikan, diangkat dan dimuliakan. {YI 8 November 1894, par. 7}

Allah melihat bahwa wahyu yang lebih jelas dari alam diperlukan untuk menggambarkan kepribadian dan karakter-Nya. Dia mengutus Anak-Nya ke dunia untuk memanifestasikan, sejauh yang dapat ditanggung oleh pandangan manusia, alamiah dan sifat-sifat Allah yang tidak terlihat. {MH 419.4}

Those who walk in the light will be the children of the light, and will diffuse light to those who are around them in kindness, in affection, in unmistakable love. “God is love: and he that dwelleth in love dwelleth in God, and God in him.” Unless love is cherished in the soul, and that continually, Christ does not abide in the heart. He who is devoid of love, has not the shining of the bright beams of the Sun of Righteousness in the chambers of heart and mind. But the soul who has opened the door of the heart to Jesus, will reveal the light of life in practical godliness. Pure doctrine will blend with works of righteousness; heavenly precepts will mingle with holy practices. The heart that is filled with the grace of Christ will be made manifest by its peace and joy; and where Christ abides, the character will become purified, elevated, ennobled, and glorified. {YI November 8, 1894, par. 7}

God saw that a clearer revelation than nature was needed to portray both His personality and His character. He sent His Son into the world to manifest, so far as could be endured by human sight, the nature and the attributes of the invisible God. {MH 419.4}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...