Skip to main content

Kamis, 02 September 2021.

 


Image https://wwwdottruthforlifedotorg/static/uploads/resource_banners/thesabbath-media-player-750x422dotjpg

Dari tiang awan Kristus menyatakan tentang hari Sabat: “Sesungguhnya hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, karena itu adalah tanda antara Aku dan kamu turun-temurun; supaya kamu mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan kamu.” Keluaran 31:13.

Sabat yang diberikan kepada dunia sebagai tanda Tuhan sebagai Pencipta juga merupakan tanda Dia sebagai Pengudus.

Kuasa yang menciptakan segala sesuatu adalah kuasa yang menciptakan kembali jiwa menurut rupa-Nya sendiri. Bagi mereka yang menguduskan hari Sabat itu adalah tanda pengudusan.

Pengudusan yang sejati adalah keselarasan dengan Allah, kesatuan dengan karakter-Nya. Itu diterima melalui ketaatan pada prinsip-prinsip yang merupakan pernyataan dari karakter-Nya.

Dan hari Sabat adalah tanda ketaatan. Dia yang dari hati mematuhi perintah keempat akan mematuhi seluruh hukum. Dia dikuduskan melalui ketaatan. {CCh 261.4}

From the pillar of cloud Christ declared concerning the Sabbath: “Verily My Sabbaths ye shall keep: for it is a sign between Me and you throughout your generations; that ye may know that I am the Lord that doth sanctify you.” Exodus 31:13. The Sabbath given to the world as the sign of God as the Creator is also the sign of Him as the Sanctifier. The power that created all things is the power that re-creates the soul in His own likeness. To those who keep holy the Sabbath day it is the sign of sanctification. True sanctification is harmony with God, oneness with Him in character. It is received through obedience to those principles that are the transcript of His character. And the Sabbath is the sign of obedience. He who from the heart obeys the fourth commandment will obey the whole law. He is sanctified through obedience. {CCh 261.4}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...