Skip to main content

Jumat, 17 September 2021.


 https://uploaddotwikimediadotorg/wikipedia/commons/thumb/b/b9/Above_Gothamdotjpg/1024px-Above_Gothamdotjpg

Namun, kota-kota sering kali disejajarkan melawan Allah. 

Kota-kota seperti itu dominan ketika Alkitab ditulis. Yesus, Musa, Daud, Daniel, dan sebagian besar nabi Alkitab lainnya berurusan dengan kota-kota, beberapa di antaranya sangat besar untuk zaman itu. 

Niniwe adalah “sebuah kota yang sangat besar, jaraknya tiga hari perjalanan” (Yunus 3:3, NKJV), memiliki “lebih dari seratus dua puluh ribu orang” (Yunus 4:11, NKJV). 

Babel memiliki sekitar 16 kilometer tembok yang mengelilingi sebuah populasi besar dan bangunan-bangunan monumental yang termasuk salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno. 

Kota Efesus di Perjanjian Baru memiliki penerangan jalan di sepanjang arteri utamanya, Arcadiane yang terkenal. Roma, Aleksandria, Antiokhia, Athena, Korintus, Susa, dan Thebes termasuk di antara kota-kota besar pada zaman Alkitab. {MTC 9.2}

Cities, though, have often been arrayed against God. Such cities were dominant when the Bible was written. Jesus, Moses, David, Daniel, and most of the other Bible prophets had to deal with cities, some of which were huge for that day. Nineveh was “an exceedingly great city, a three-day journey in extent” (Jonah 3:3, NKJV), having “more than one hundred and twenty thousand persons” (Jonah 4:11, NKJV). Babylon had about 10 miles (16 kilometers) of walls surrounding a major populace and monumental buildings that included one of the seven wonders of the ancient world. New Testament Ephesus had street lighting along its main artery, the famed Arcadiane. Rome, Alexandria, Antioch, Athens, Corinth, Susa, and Thebes were among the great cities of Bible times. {MTC 9.2}




Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...