Skip to main content

Sabat, 14 Agustus 2021. Bebas untuk Beristirahat

 

Tahukah saya, penghalang utama kesembuhan saya dari penyakit yang saya sedang derita terkait erat dengan sifat buruk mementingkan diri sendiri (self center) yg masih saya manja & praktekkan ?

Benarkah saat saya meringankan beban hidup orang lain, saya memikirkan, memperhatikan & membantu orang lain yg membutuhkan, saya sedang menyembuhkan diri & penyakit saya ?

Salah satu rintangan yang paling pasti untuk kesembuhan orang sakit adalah memusatkan perhatian pada diri mereka sendiri.

Banyak orang yg sakit merasa bahwa setiap orang harus memberi simpati dan bantuan pada mereka, padahal yang mereka butuhkan adalah mengalihkan perhatian mereka dari diri mereka sendiri, dan mulai memikirkan dan memperhatikan orang lain. {MH 256,2}

Seringkali doa diminta untuk yang menderita, yang berduka, yang putus asa; dan ini benar. Kita harus berdoa agar Allah menerangi pikiran yang gelap dan menghibur hati yang sedih.

Tetapi Allah menjawab doa bagi mereka yang menempatkan dirinya menjadi saluran berkat-Nya.

Sementara kita berdoa untuk orang-orang yang berduka, kita harus mendorong mereka untuk mencoba membantu mereka yang lebih membutuhkan daripada diri mereka sendiri.

Kegelapan akan sirna dari hati mereka saat mereka mulai mencoba membantu orang lain.

Saat kita berusaha menghibur orang lain dengan penghiburan, hal itu membuat kita terhibur, berkat itu kembali kepada kita. {MH 256,3}


One of the surest hindrances to the recovery of the sick is the centering of attention upon themselves. Many invalids feel that everyone should give them sympathy and help, when what they need is to have their attention turned away from themselves, to think of and care for others. {MH 256.2}

Often prayer is solicited for the afflicted, the sorrowful, the discouraged; and this is right. We should pray that God will shed light into the darkened mind and comfort the sorrowful heart. But God answers prayer for those who place themselves in the channel of His blessings. While we offer prayer for these sorrowful ones, we should encourage them to try to help those more needy than themselves. The darkness will be dispelled from their own hearts as they try to help others. As we seek to comfort others with the comfort wherewith we are comforted, the blessing comes back to us. {MH 256.3}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...