Skip to main content

Minggu, 29 Agustus 2021. Sabat dan Penciptaan


Roh nubuat dengan rinci mencatat & memberi pemahaman yg seterang matahari kepada saya bahwa sejak penciptaan, istirahat, penebusan, sampai pada langit dan bumi yg baru nanti, Allah Bapa dan Anak TunggalNya, Yesus Kristus 'melangkah bersama' & beroleh penyembahan dari seluruh ciptaan Mereka ?

Tulisan aslinya :

In the beginning the Father and the Son had rested upon the Sabbath after Their work of creation. When “the heavens and the earth were finished, and all the host of them” (Genesis 2:1), the Creator and all heavenly beings rejoiced in contemplation of the glorious scene. “The morning stars sang together, and all the sons of God shouted for joy.” Job 38:7. Now Jesus rested from the work of redemption; and though there was grief among those who loved Him on earth, yet there was joy in heaven. Glorious to the eyes of heavenly beings was the promise of the future. A restored creation, a redeemed race, that having conquered sin could never fall,—this, the result to flow from Christ’s completed work, God and angels saw. With this scene the day upon which Jesus rested is forever linked. For “His work is perfect;” and “whatsoever God doeth, it shall be forever.” Deuteronomy 32:4; Ecclesiastes 3:14. When there shall be a “restitution of all things, which God hath spoken by the mouth of all His holy prophets since the world began” (Acts 3:21), the creation Sabbath, the day on which Jesus lay at rest in Joseph’s tomb, will still be a day of rest and rejoicing. Heaven and earth will unite in praise, as “from one Sabbath to another” (Isaiah 66:23) the nations of the saved shall bow in joyful worship to God and the Lamb. {DA 769.2}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}