Skip to main content

Selasa, 27 Juli 2021. Aku lemah lembut dan rendah hati

 “Berbahagialah orang yang lemah lembut; karena mereka akan mewarisi bumi.” Matius 5:5


Kesulitan-kesulitan yang dihadapi orang Kristen mungkin sangat berkurang dengan sifat lemah lembut yang tersembunyi di dalam Kristus. 

Yesus mengundang semua yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada Dia yang lemah lembut dan rendah hati, agar mereka mendapat ketenangan. 

Jika orang Kristen memiliki kerendahan hati Tuannya, dia akan mengatasi penghinaan, penolakan, dan gangguan yang dia hadapi setiap hari, dan mereka akan berhenti membuat kesuraman atas semangatnya. 

Kelemahlembutan yang diberkati Yesus itu, bekerja di tengah-tengah kehidupan rumah tangga; itu membuat rumah bahagia, tidak menimbulkan pertengkaran, tidak membalas kemarahan, tetapi menenangkan amarah yang kesal, dan menyebarkan kelembutan yang dirasakan oleh semua orang di dalam lingkarannya. 

Ini menenangkan semangat pembalasan yang mudah terbakar, dan mencerminkan karakter Kristus. {2SP 206.2}

Jauh lebih baik bagi orang-orang Kristen untuk menderita di bawah tuduhan palsu daripada menyiksa diri mereka sendiri dengan siksaan pembalasan terhadap musuh-musuh mereka. 

Kebencian dan balas dendam dipicu oleh Setan, dan hanya membawa penyesalan bagi dia yang menyukainya. 

Kerendahan hati adalah kekuatan yang memberikan kemenangan bagi orang Kristen. Upahnya adalah warisan kemuliaan. {2SP 207.1}

“Blessed are the meek; for they shall inherit the earth.” The difficulties that the Christian encounters may be very much lessened by that meekness of character which hides itself in Christ. Jesus invites all the weary and heavy laden to come unto him who is meek and lowly in heart, that they may find rest. If the Christian possesses the humility of his Master, he will rise above the slights, the rebuffs, and annoyances to which he is daily exposed, and they will cease to cast a gloom over his spirit. That meekness which Jesus blessed, operates amid the scenes of domestic life; it makes the home happy, it provokes no quarrels, gives back no angry answers, but soothes the irritated temper, and diffuses a gentleness which is felt by all within its charmed circle. It calms the inflammable spirit of retaliation, and mirrors forth the character of Christ. {2SP 206.2}


Far better would it be for Christians to suffer under false accusations than to inflict upon themselves the torture of retaliation against their enemies. Hatred and revenge are instigated by Satan, and bring only remorse to him who cherishes them. Lowliness of heart is the strength that gives victory to the Christian. His reward is an inheritance of glory. {2SP 207.1}


Youtube Thumbnail Photo by Rod Long on Unsplash


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}