Skip to main content

Sabat, 19 Juni 2021. Kehidupan Perjanjian Baru

“Akulah pintunya: oleh-Ku barangsiapa masuk, ia akan selamat, ia akan masuk dan keluar, dan menemukan padang rumput. Pencuri datang bukan, tetapi untuk mencuri, dan untuk membunuh, dan untuk membinasakan: Aku datang agar mereka memiliki hidup, dan agar mereka memilikinya lebih banyak.” {DA 477.2}

Kristus adalah pintu ke kandang Allah. 

Melalui pintu ini semua anak-anak-Nya, sejak awal, telah menemukan jalan masuk. 

Di dalam Yesus, sebagaimana ditunjukkan dalam lambang-lambang, seperti yang dibayangi dalam lambang-lambang, sebagaimana dinyatakan dalam wahyu para nabi, sebagaimana diungkapkan dalam pelajaran-pelajaran yang diberikan kepada murid-murid-Nya, dan dalam mukjizat-mukjizat yang dilakukan bagi anak-anak manusia, mereka telah melihat “Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29), 

dan melalui Dia mereka dibawa ke dalam kawanan kasih karunia-Nya. 

Banyak yang datang mempersembahkan objek-objek lain untuk iman dunia; upacara dan sistem telah dirancang dengan harapan manusia menerima pembenaran dan perdamaian dengan Allah, dan dengan demikian menemukan jalan masuk ke kandang-Nya. 

Tetapi satu-satunya pintu adalah Kristus, 

dan semua yang telah memasukkan sesuatu untuk menggantikan Kristus, semua yang telah mencoba memasuki kandang dengan cara lain, adalah pencuri dan perampok. {DA 477.3} 

“I am the door: by Me if any man enter in, he shall be saved, and shall go in and out, and find pasture. The thief cometh not, but for to steal, and to kill, and to destroy: I am come that they might have life, and that they might have it more abundantly.” {DA 477.2}

Christ is the door to the fold of God. Through this door all His children, from the earliest times, have found entrance. In Jesus, as shown in types, as shadowed in symbols, as manifested in the revelation of the prophets, as unveiled in the lessons given to His disciples, and in the miracles wrought for the sons of men, they have beheld “the Lamb of God, which taketh away the sin of the world” (John 1:29), and through Him they are brought within the fold of His grace. Many have come presenting other objects for the faith of the world; ceremonies and systems have been devised by which men hope to receive justification and peace with God, and thus find entrance to His fold. But the only door is Christ, and all who have interposed something to take the place of Christ, all who have tried to enter the fold in some other way, are thieves and robbers. {DA 477.3}

Comments

Popular posts from this blog

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}