Skip to main content

Jumat, 14 Mei 2021. Pendalaman

Saat saya diperbudak hawa nafsu yang tidak bisa saya kendalikan, bukti jelas saya sesungguhnya sedang jadi budaknya Setan ?

Banyak orang di dalam setiap aspek kehidupan, di rumah tangga, dalam urusan dagang, bahkan di dalam gereja, sedang melakukan hal ini pada masa sekarang, termasuk saya ?

Harusnya saya sudah paham, satu-satunya perisai yang jitu melawan kuasa Setan itu ialah di dalam kehadiran Yesus Kristus dalam hidup dan hati saya setiap hari, setiap saat ?

Pertemuan yang tiba-tiba dengan orang yang dirasuk setan yang dari Gerasa menjadi pelajaran bagi murid-murid itu. Hal itu menunjukkan betapa dalamnya kemerosotan ke dalam mana Setan berusaha menenggelamkan seluruh umat manusia, lalu kabar Injil Kristus membebaskan manusia dari kuasa Setan itu. 

Orang-orang malang, yang tinggal di pekuburan, dikekang oleh setan, di dalam perbudakan hawa nafsu yang tidak terkendalikan serta diliputi nafsu yang keji, menggambarkan bagaimana jadinya manusia jika menyerah ke bawah pengawasan Setan. 

Pengaruh Setan tetap bekerja keras atas manusia untuk mengharubirukan perasaan, menguasai pikiran supaya berbuat jahat, dan mengajak melakukan keonaran disertai kekerasan dan kejahatan. Ia melemahkan tubuh, menggelapkan pikiran, serta menghinakan jiwa. 

Apabila manusia menolak undangan Juruselamat, berarti mereka menyerahkan diri kepada Setan. 

Banyak orang di dalam setiap aspek kehidupan, di rumah tangga, dalam urusan dagang, bahkan di dalam gereja, sedang melakukan hal ini pada masa sekarang. 

Hal ini disebabkan perbuatan kekerasan serta kejahatan telah merajalela di seluruh dunia, begitu pun kemerosotan akhlak, bagaikan kain kafan, melingkupi semua tempat kediaman umat manusia. 

Melalui pencobaan-pencobaannya yang kelihatannya sangat bagus Setan menuntun manusia menuju kepada yang lebih buruk serta jahat, sehingga akhirnya kebusukan dan kebinasaanlah hasilnya. 

Satu-satunya perisai yang jitu melawan kuasa Setan itu ialah di dalam kehadiran Yesus. 

Dihadapan manusia dan malaikat-malaikat, Setan telah dinyatakan sebagai musuh manusia dan pembinasa; Kristus, sebagai sahabat manusia serta pelepas. 

Roh-Nya akan memperkembang di dalam manusia, semua yang dapat meninggikan tabiat dan memuliakan sifat. Ia akan mengangkat manusia demi kemuliaan Allah di dalam tubuh, jiwa, serta roh. 

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” 2 Tim. 1:7. 

Ia memanggil kita untuk “memperoleh kemuliaan” —tabiat— “Tuhan kita Yesus Kristus;” telah memanggil kita menjadi “serupa dengan gambaran AnakNya.” 1 Tes. 2:14; Roma 8:29. {KSZ1 3671}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...