Skip to main content

Senin, 26 April 2021. Janji Mesias (Bagian 1)

Gal. 3:29  Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Pengecaman Kristus terhadap orang Yahudi adalah pelajaran bagi kita. “Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah." Roma 2:28, 29 

“Dan jika kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham.” Hal-hal yang terjadi kepada mereka adalah “untuk contoh; dan itu ditulis untuk peringatan kita, yang kepadanya akhir dunia akan datang. Karenanya biarlah dia yang mengira dia berdiri mengindahkan agar dia tidak jatuh. " {YI 24 September 1896, par. 7}

Juruselamat yang berbelas kasih, yang memperlakukan dengan kelembutan orang-orang berdosa, yang tidak pernah menolak kelembutan dan penyesalan sejati, betapapun besarnya rasa bersalahnya, mengucapkan kecaman yang paling pedas terhadap mereka yang tidak menghargai terang dari surga; yang tidak berjalan dalam terang itu sendiri, juga tidak memperluas pengaruh sorakannya kepada mereka yang berada dalam kegelapan. 

Akankah dia lebih senang dengan kita jika kita mengabaikan berkat dan tanggung jawab yang dikirim Surga? {YI 24 September 1896, par. 8}

Christ’s denunciation of the Jews is a lesson for us. “For he is not a Jew, which is one outwardly; neither is that circumcision, which is outward in the flesh: but he is a Jew, which is one inwardly; and circumcision is that of the heart, in the spirit, and not in the letter; whose praise is not of men, but of God.” Romans 2:28, 29 “And if ye be Christ’s, then are ye Abraham’s seed.” The things that happened unto them were “for ensamples; and they are written for our admonition, upon whom the ends of the world are come. Wherefore let him that thinketh he standeth take heed lest he fall.” {YI September 24, 1896, par. 7}

The compassionate Saviour, who treated with tenderness the very chief of sinners, who never spurned true meekness and penitence, however great the guilt, uttered the most scathing denunciations against those who did not appreciate the light from heaven; who neither walked in the light themselves, nor extended its cheering influence to those in darkness. Will he be better pleased with us if we neglect our Heaven-sent blessings and responsibilities? {YI September 24, 1896, par. 8}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...