Skip to main content

Rabu, 28 April 2021. Satu Bangsa yang Besar

Allah ingin umatNya merefleksikan dalam hidupnya karakter Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah, bukan karakter yang lain ?

Umat sisa milik Allah dihormati bukan karena kekayaan, pendidikan tinggi, relasi/backing'an org2 tersohor, penting nan cerdas versi dunia, namun sesungguhnya mereka dihormati karena kesetiaannya kepada Allah ?

Abraham kenal dan paham Siapa Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah itu ?

Kej. 18:18 Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar serta berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat berkat?

Allah merancang bahwa Abraham harus menjadi saluran terang dan berkat, bahwa dia harus memiliki pengaruh yang mengumpulkan, dan bahwa Allah harus memiliki umat di bumi. Abraham harus berada di dunia, merefleksikan dalam hidupnya karakter Yesus. 

Ketika dia menerima panggilan ilahi, Abraham bukanlah orang yang termasyhur, bukan pemberi hukum, atau penakluk. Dia adalah seorang gembala sederhana, tinggal di tenda, tetapi mempekerjakan banyak pekerja untuk menjalankan pekerjaannya yang sederhana. Dan kehormatan yang dia terima adalah karena kesetiaannya kepada Allah, integritasnya yang ketat dan transaksi yang adil. {YRP 255.2}

Abraham memiliki pengenalan akan Kristus; karena Allah telah menerangi dia sehubungan dengan Penebus dunia. Dan dia memberi tahu seisi rumahnya dan anak-anaknya bahwa persembahan korban menggambarkan Kristus, Anak Domba Allah, yang akan disembelih karena dosa-dosa dunia. Karena itu, dia mengumpulkan orang-orang yang bertobat untuk percaya pada satu-satunya Allah yang benar dan hidup. — The Youth’s Instructor, 4 Maret 1897. {YRP 255.5}

God designed that Abraham should be a channel of light and blessing, that he should have a gathering influence, and that God should have a people on the earth. Abraham was to be in the world, reflecting in his life the character of Jesus. When he received the divine call, Abraham was not a man of renown, neither a lawgiver, nor a conqueror. He was a simple herdsman, dwelling in tents, but employing a large number of workmen to carry on his humble employment. And the honor which he received was because of his faithfulness to God, his strict integrity and just dealing. {YRP 255.2}

Abraham had a knowledge of Christ; for the Lord had enlightened him in regard to the world’s Redeemer. And he made known to his household and his children that the sacrificial offerings prefigured Christ, the Lamb of God, who was to be slain for the sins of the world. Thus he gathered converts to believe in the only true and living God.—The Youth’s Instructor, March 4, 1897. {YRP 255.5}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}