Skip to main content

Minggu, 25 April 2021. Perisaimu

Kej. 15: 1 Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar".

Dalam penglihatan malam, suara ilahi terdengar lagi. “Jangan takut, Abram: Akulah perisaimu, upahmu akan sangat besar.” 

Tetapi bagaimana perjanjian itu direalisasikan sementara pemberian seorang anak tertahan? 

“Apa yang akan Engkau berikan padaku,” katanya, “melihat aku tanpa anak? ... Sesungguhnya, yang lahir di rumahku adalah ahli warisku. " 

Dia mengusulkan untuk menjadikan Eliezer pelayannya yang terpercaya sebagai anaknya melalui adopsi. 

Tetapi dia diyakinkan bahwa seorang anaknya akan menjadi ahli warisnya. 

Kemudian dia diberitahu untuk melihat ke atas ke bintang-bintang tak terhitung yang berkilauan di langit, dan kata-kata diucapkan, “Akan Jadi benihmu.” 

“Abraham percaya pada Allah, dan itu dihitung baginya sebagai kebenaran.” Roma 4: 3. {EP 82.4}

In a vision of the night the divine voice was again heard. “Fear not, Abram: I am thy shield, and thy exceeding great reward.” But how was the covenant promise to be realized while the gift of a son was withheld? “What wilt Thou give me,” he said, “seeing I go childless? ... Lo, one born in my house is mine heir.” He proposed to make his trusty servant Eliezer his son by adoption. But he was assured that a child of his own was to be his heir. Then he was told to look up to the unnumbered stars glittering in the heavens, and the words were spoken, “So shall thy seed be.” “Abraham believed God, and it was counted unto him for righteousness.” Romans 4:3. {EP 82.4}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...