Skip to main content

Jumat, 16 April 2021. Pendalaman

Sekali lagi, saat Roh Kudus memenuhi nabi, ia melihat sebuah pintu terbuka di surga, dan mendengar suara memanggilnya untuk melihat hal-hal yang akan terjadi selanjutnya. Dan dia berkata, “Lihatlah, sebuah takhta telah diletakkan di surga, dan Seseorang duduk di atas takhta itu. Dan Dia yang duduk  seperti yaspis dan batu sarden. " 

Malaikat-malaikat yang melayani ada di sekitar-Nya, menunggu dan bersemangat untuk melakukan kehendak-Nya, sementara pelangi janji Tuhan, yang merupakan tanda perjanjian-Nya dengan Nuh, terlihat oleh Yohanes mengelilingi takhta di tempat yang tinggi — sebuah ikrar belas kasihan Tuhan kepada setiap orang yang bertobat , percaya jiwa. 

Itu adalah kesaksian yang kekal bahwa "Tuhan begitu mengasihi dunia, bahwa Dia memberikan Anak Satu-satunya yang diperanakkan, bahwa barangsiapa yang percaya kepadaNya tidak akan binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal." 

Itu menyatakan kepada seluruh dunia bahwa Tuhan tidak akan pernah melupakan umat-Nya dalam pergumulan mereka melawan kejahatan. — Manuscript 100, 1893. {CTr 314.5}


Again, as the Holy Spirit rested upon the prophet, he sees a door opened in heaven, and hears a voice calling him to look upon the things which shall be hereafter. And he says, “Behold, a throne was set in heaven, and one sat on the throne. And he that sat was to look upon like a jasper and a sardine stone.” Ministering angels were around about Him, waiting and eager to do His will, while the rainbow of God’s promise, which was a token of His covenant with Noah, was seen by John encircling the throne on high—a pledge of God’s mercy to every repentant, believing soul. It is an everlasting testimony that “God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.” It declares to the whole world that God will never forget His people in their struggle with evil.—Manuscript 100, 1893{CTr 314.5}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Rabu, 01 Desember 2021

Tuhan telah melalui Musa menghadapkan umat-Nya akibat ketidaksetiaan. Dengan menolak untuk menaati perjanjian-Nya, mereka akan memutuskan diri mereka sendiri dari kehidupan Allah, dan berkat-Nya tidak dapat turun atas mereka.  “Hati-hati,” kata Musa, “supaya janganlah kamu melupakan Tuhan, Allahmu, karena tidak menuruti perintah-perintah-Nya, dan peraturan-peraturan-Nya, dan ketetapan-ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya jangan setelah kamu makan dan kenyang, dan membangun rumah-rumah yang baik,  dan diam di dalamnya; dan ketika ternakmu berlipat ganda, dan perak dan emasmu berlipat ganda, dan semua milikmu berlipat ganda; maka terangkatlah hatimu, dan engkau melupakan Tuhan, Allahmu.... {KOL 291.1} Peringatan itu tidak diindahkan oleh orang-orang Yahudi. Mereka melupakan Tuhan, dan kehilangan hak istimewa mereka yang tinggi sebagai wakil-wakil-Nya. Berkat yang mereka terima tidak membawa berkat bagi dunia. Semua keuntungan mereka disesuaikan untuk pe...