Skip to main content

Rabu, 31 Maret 2021. Pada Pohon Itu

Pada awal keberadaan manusia, sebuah ujian ditempatkan pada keinginan untuk memanjakan diri, nafsu fatal yang menjadi dasar kejatuhan Setan, apakah saya sedang terpapar roh memanjakan diri sekarang ?

Apakah saya sudah teruji ?

"...tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:17. {CC 13.1}

Orang tua pertama kita, meskipun diciptakan tidak bersalah dan suci, tidak ditempatkan di luar kemungkinan melakukan kesalahan .... 

Mereka menikmati persekutuan dengan Allah dan dengan malaikat suci; tetapi sebelum mereka dapat diberikan jaminan kekal, kesetiaan mereka harus diuji. 

Pada awal keberadaan manusia, sebuah ujian ditempatkan pada keinginan untuk memanjakan diri, nafsu fatal yang menjadi dasar kejatuhan Setan. 

Pohon pengetahuan, yang berdiri di dekat pohon kehidupan di tengah taman, akan menjadi ujian bagi kepatuhan, iman, dan kasih orangtua pertama kita. Meskipun diizinkan untuk makan dengan bebas dari setiap pohon lain, mereka dilarang untuk merasakannya, karena sakit kematian. Mereka juga harus dihadapkan pada godaan Setan; tetapi jika mereka bertahan dalam persidangan, mereka akhirnya akan ditempatkan di luar kekuasaannya, untuk menikmati kebaikan abadi bersama Tuhan .... {CC 13.2}

But of the tree of the knowledge of good and evil, thou shalt not eat of it: for in the day that thou eatest thereof thou shalt surely die. Genesis 2:17. {CC 13.1}

Our first parents, though created innocent and holy, were not placed beyond the possibility of wrongdoing.... They were to enjoy communion with God and with holy angels; but before they could be rendered eternally secure, their loyalty must be tested. At the very beginning of man’s existence a check was placed upon the desire for self-indulgence, the fatal passion that lay at the foundation of Satan’s fall. The tree of knowledge, which stood near the tree of life in the midst of the garden, was to be a test of the obedience, faith, and love of our first parents. While permitted to eat freely of every other tree, they were forbidden to taste of this, on pain of death. They were also to be exposed to the temptations of Satan; but if they endured the trial, they would finally be placed beyond his power, to enjoy perpetual favor with God.... {CC 13.2}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}