Skip to main content

Senin, 08 Februari 2021. Propaganda

Karena tabiat/ karakter/ perangai/ sepakterjang saya di dunia sekitar saya, nama Tuhan tidak lagi dihormati dan menjadi sasaran celaan orang2 dunia yg tdk takut akan Dia secara terus menerus, dan saya nya 'gak sadar... ?

Kira2 apa hal macam ini barokah ?

Yes. 36:20 Siapakah di antara semua allah negeri-negeri ini yang telah melepaskan negeri mereka dari tanganku, sehingga TUHAN sanggup melepaskan Yerusalem dari tanganku?

Krisis yang sudah lama ditunggu-tunggu akhirnya datang. Kekuatan Asiria, maju dari kemenangan ke kemenangan, muncul di Yudea. Percaya diri akan kemenangan, para pemimpin membagi pasukan mereka menjadi dua tentara, yang satu untuk menghadapi tentara Mesir di selatan, sementara yang lainnya untuk mengepung Yerusalem. {PK 352.1}

Satu-satunya harapan Yehuda sekarang ada pada Tuhan. Semua kemungkinan bantuan dari Mesir telah terputus, dan tidak ada negara lain yang dekat untuk membantu. {PK 352.2}

Para perwira Asiria, yakin akan kekuatan pasukan mereka yang disiplin, mengatur pertemuan dengan orang-orang utama Yehuda, di mana mereka dengan kasar menuntut penyerahan kota itu. Tuntutan ini disertai dengan hujatan yang menghujat Tuhan orang Ibrani. Karena kelemahan dan kemurtadan Israel dan Yehuda, nama Tuhan tidak lagi ditakuti di antara bangsa-bangsa, tetapi telah menjadi sasaran celaan yang terus-menerus. Lihat Yesaya 52: 5. {PK 352.3}

“Bicaralah sekarang kepada Hizkia,” kata Rabsyake, salah satu kepala perwira Sanherib, “Beginilah kata raja agung, raja Asyur, Apa keyakinan ini dimana engkau bisa percaya? Engkau berkata, (tetapi itu hanyalah kata-kata yang sia-sia,) saya memiliki nasihat dan kekuatan untuk perang. Sekarang pada siapa kamu percaya, bahwa kamu memberontak terhadap saya? " 2 Raja 18:19, 20. {PK 352.4}

Tulisan aslinya :

The long-expected crisis finally came. The forces of Assyria, advancing from triumph to triumph, appeared in Judea. Confident of victory, the leaders divided their forces into two armies, one of which was to meet the Egyptian army to the southward, while the other was to besiege Jerusalem. {PK 352.1}
Judah’s only hope was now in God. All possible help from Egypt had been cut off, and no other nations were near to lend a friendly hand. {PK 352.2}
The Assyrian officers, sure of the strength of their disciplined forces, arranged for a conference with the chief men of Judah, during which they insolently demanded the surrender of the city. This demand was accompanied by blasphemous revilings against the God of the Hebrews. Because of the weakness and apostasy of Israel and Judah, the name of God was no longer feared among the nations, but had become a subject for continual reproach. See Isaiah 52:5{PK 352.3}
“Speak ye now to Hezekiah,” said Rabshakeh, one of Sennacherib’s chief officers, “Thus saith the great king, the king of Assyria, What confidence is this wherein thou trustest? Thou sayest, (but they are but vain words,) I have counsel and strength for the war. Now on whom dost thou trust, that thou rebellest against me?” 2 Kings 18:19, 20{PK 352.4}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Sabtu, 17 Oktober 2020. Penglihatan TUHAN : Pandangan Alkitabiah

Apakah saya masih gemar mengeluarkan kata2 yang murahan, 'remeh-temeh', perkataan2 yg tdk penting ? gemar tertawa keras dan riuh ? Apakah saya sedang menyalakan 'api asing' ? Tahukah saya, sejak saya muda, Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang ada ? Sadarkah saya bahaya yang saya hadapi saat tidak terhubung dengan Tuhan ? sudahkah saya jujur kepadaNYA ? Apakah perilaku hidup saya sedang membahayakan jiwa saya dan juga orang2 di sekitar saya ? Apa TUHAN tidak lihat ? Amsal 15:3  Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang mereka miliki.  Waktu kita, karakter kita, pengaruh kita, adalah milik Tuhan, dan harus diberikan untuk melayani Dia.  Setiap jam dalam sehari kita harus menyadari bahwa Tuhan sudah semakin dekat, Dia melihat semua yang kita lakukan, dan mendengar setiap kata yang kita ucapkan.  Mata Tuhan ada di setiap tempat, melihat ...