Skip to main content

Minggu, 10 Januari 2021. Bahaya dari Utara

Masihkah saya sampai hari ini menaruh pengharapan dan percayakan hidup saya & keluarga saya kepada manusia2 cerdas yg nampak handal & berkuasa gantinya kepada Sang Pencipta ?

Saya akan lakukan segalanya bagi manusia2 cerdas yg nampak handal & berkuasa ini agar saya & keluarga saya tetap terpelihara ?

Apakah saya belum melihat 'bahaya dari utara' yg pernah dialami Ahas sedang terjadi bagi saya dan keluarga saya dgn pilihan2 yg sdh sdg saya ambil itu ?

2 Raj. 16:7  Ahas menyuruh utusan-utusan kepada Tiglat-Pileser, raja Asyur, mengatakan: "Aku ini hambamu dan anakmu. Majulah dan selamatkanlah aku dari tangan raja Aram dan dari tangan raja Israel, yang telah bangkit menyerang aku."

Terjemahan bebas SDA Bible Commentary :

Mengirim utusan. Ahaz mengambil langkah ini melawan nasihat nabi Yesaya, yang mendorongnya untuk menaruh kepercayaannya pada Tuhan dan bukan pada manusia (Yes. 7: 7-13; 8:13).

Selamatkan aku. Seruan seperti itu seharusnya ditujukan hanya kepada TUHAN di Surga. Pengarahan petisi kepada Tiglath-pileser adalah refleksi yang menyedihkan atas kurangnya kepercayaan Ahaz kepada Tuhan. 

Tuhan telah berulang kali berjanji untuk membebaskan umat-Nya pada saat kesusahan. 

Yesaya mendesak raja untuk menaruh kepercayaannya pada Tuhan dan bukan pada manusia, tapi Ahaz menolak untuk mendengarkan nasehat nabi.

Tulisan aslinya :

Sent messengers. Ahaz took this step against the advice of the prophet Isaiah, who encouraged him to place his trust in God and not in man (Isa. 7:7-13; 8:13).

Save me. Such a cry should have been addressed only to the God of heaven. The direction of the petition to Tiglath-pileser was a sad reflection on Ahaz’ lack of faith in God. The Lord had repeatedly promised to deliver His people in time of affliction. Isaiah urged the king to place his confidence in God and not in man, but Ahaz refused to hear the advice of the prophet. 


Comments

Popular posts from this blog

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}