Skip to main content

Jumat, 11 Desember 2020. Pendalaman.

Kepada Adam Allah berfirman: “Karena engkau telah mendengarkan suara isterimu, dan telah memakan dari pohon itu, yang telah kuperintahkan kepadamu, dengan mengatakan, Jangan memakannya: terkutuklah tanah demi dirimu; dalam kesedihan engkau akan memakannya sepanjang hidupmu; juga duri dan duri yang akan ditimbulkannya kepadamu; dan engkau akan memakan tumbuhan dari ladang; dalam keringat di wajahmu engkau akan makan roti, sampai engkau kembali ke tanah; karena dari situ kamu diambil: untuk debu kamu adalah, dan ke debu kamu akan kembali. " Kejadian 3: 17-19. {Ed 26.1}

Meski bumi telah dirusak oleh kutukan, namun alam tetap menjadi buku pelajaran manusia. 

Sekarang tidak bisa hanya mewakili kebaikan; karena kejahatan ada di mana-mana, menodai bumi dan laut dan udara dengan sentuhannya yang mencemarkan. Dimana dulu hanya tertulis karakter Tuhan, pengetahuan tentang yang baik, sekarang tertulis juga karakter setan, pengetahuan tentang kejahatan. 

Dari alam, yang sekarang mengungkapkan pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, manusia terus menerus menerima peringatan sebagai akibat dari dosa. {Ed 26.2}

Tulisan aslinya :

To Adam God had said: “Because thou hast hearkened unto the voice of thy wife, and hast eaten of the tree, of which I commanded thee, saying, Thou shalt not eat of it: cursed is the ground for thy sake; in sorrow shalt thou eat of it all the days of thy life; thorns also and thistles shall it bring forth to thee; and thou shalt eat the herb of the field; in the sweat of thy face shalt thou eat bread, till thou return unto the ground; for out of it wast thou taken: for dust thou art, and unto dust shalt thou return.” Genesis 3:17-19. {Ed 26.1}

Although the earth was blighted with the curse, nature was still to be man’s lesson book. It could not now represent goodness only; for evil was everywhere present, marring earth and sea and air with its defiling touch. Where once was written only the character of God, the knowledge of good, was now written also the character of Satan, the knowledge of evil. From nature, which now revealed the knowledge of good and evil, man was continually to receive warning as to the results of sin. {Ed 26.2}

Comments

Popular posts from this blog

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}