Skip to main content

Selasa, 17 November 2020. Musa dan Para Nabi

Mustinya saya sudah tahu, bahwa Alkitab adalah yang tertinggi di antara buku-buku, dan studinya lebih berharga di atas studi literatur lain dalam memberikan kekuatan dan perluasan pada pikiran ?

Sayangnya, di perguruan tinggi dan sekolah2 gereja saya, buku-buku yang diproduksi oleh kecerdasan manusia telah disajikan untuk dipelajari oleh para siswanya, dan Buku-buku yang telah Tuhan berikan kepada manusia untuk menjadi panduan yang sempurna, telah dijadikan materi sekunder ?

Apakah Musa dan para nabi juga menomorduakan firman TUHAN seperti yg sedang dilakukan institusi pendidikan gereja saya yg sebenarnya diharapkan jadi 'motor' meninggikan FirmanNYA ?

2 Timotius 3:15  Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus

Alkitab adalah yang tertinggi di antara buku-buku, dan studinya lebih berharga di atas studi literatur lain dalam memberikan kekuatan dan perluasan pada pikiran. 

Paulus berkata: "Pelajarilah untuk menunjukkan dirimu berkenan kepada Tuhan, seorang pekerja yang tidak perlu merasa malu, dengan benar membagi firman kebenaran." 

“Tetapi teruslah engkau dalam hal-hal yang telah engkau pelajari dan telah diyakinkan darinya, mengetahui tentang siapa engkau telah mempelajarinya; dan bahwa dari sejak anak2 engkau telah mengenal Kitab Suci, yang dapat membuat engkau bijak menuju keselamatan melalui iman yang ada di dalam Kristus Yesus. 

Seluruh Kitab Suci diberikan oleh ilham Allah, dan bermanfaat untuk pengajaran, untuk teguran, untuk koreksi, untuk instruksi dalam kebenaran: bahwa abdi Allah mungkin sempurna, dilengkapi sepenuhnya untuk semua pekerjaan baik. ” “Karena apa pun yang ditulis sebelumnya ditulis untuk pembelajaran kita, agar kita melalui kesabaran dan penghiburan dari Kitab Suci dapat memiliki harapan.” {FE 393.2}

Firman Tuhan adalah buku pendidikan paling sempurna di dunia kita. 

Namun di perguruan tinggi dan sekolah2 kita, buku-buku yang diproduksi oleh kecerdasan manusia telah disajikan untuk dipelajari oleh siswa2 kita, dan Buku-buku yang telah Tuhan berikan kepada manusia untuk menjadi panduan yang sempurna, telah dijadikan materi sekunder. 

Produksi manusia telah digunakan sebagai yang paling penting dan firman Tuhan telah dipelajari hanya sekadar memberi rasa pada penelitian lain.  {FE 394.1}

Tulisan aslinya :

The Bible stands the highest among books, and its study is valuable above the study of other literature in giving strength and expansion to the mind. Paul says: “Study to show thyself approved unto God, a workman that needeth not to be ashamed, rightly dividing the word of truth.” “But continue thou in the things which thou hast learned and hast been assured of, knowing of whom thou hast learned them; and that from a child thou hast known the holy Scriptures, which are able to make thee wise unto salvation through faith which is in Christ Jesus. All Scripture is given by inspiration of God, and is profitable for doctrine, for reproof, for correction, for instruction in righteousness: that the man of God may be perfect, throughly furnished unto all good works.” “For whatsoever things were written aforetime were written for our learning, that we through patience and comfort of the Scriptures might have hope.” {FE 393.2}

The word of God is the most perfect educational book in our world. Yet in our colleges and schools, books produced by human intellect have been presented for the study of our students, and the Book of books, which God has given to men to be an infallible guide, has been made a secondary matter. Human productions have been used as most essential and the word of God has been studied simply to give flavor to other studies. {FE 394.1}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}