Untuk meringankan beban wanita 'kafir' (dari 'kacamata' orang2 Yahudi) dan untuk mengikis sifat eksklusivitas dalam diri murid2Nya, Yesus menyembuhkan anak dari wanita itu ?
Apakah saya juga masih gemar 'pilih-pilih' saat melakukan pelayananNya ?
Apakah jawaban2 saya merepresentasikan keimanan saya ?
Mat. 15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
Inilah satu-satunya mukjizat yang dilakukan Yesus selama perjalanan ini.
Untuk pertunjukan tindakan inilah Dia pergi ke perbatasan Tirus dan Sidon.
Dia ingin meringankan beban wanita yang menderita, dan pada saat yang sama meninggalkan teladan dalam pekerjaan belas kasih-Nya kepada salah satu orang yang dihina untuk kepentingan murid-murid-Nya ketika Dia seharusnya tidak lagi bersama mereka.
Dia ingin memimpin mereka dari eksklusivitas Yahudi mereka untuk tertarik bekerja untuk orang lain selain bangsanya sendiri. {DA 402.1}
Tulisan aslinya :
This was the only miracle that Jesus wrought while on this journey. It was for the performance of this act that He went to the borders of Tyre and Sidon. He wished to relieve the afflicted woman, and at the same time to leave an example in His work of mercy toward one of a despised people for the benefit of His disciples when He should no longer be with them. He wished to lead them from their Jewish exclusiveness to be interested in working for others besides their own people. {DA 402.1}

Comments
Post a Comment