Skip to main content

Senin, 07 September 2020. Kuasa yang Mengubahkan dari Kesaksian Pribadi

Tahukah saya, Kristus, melalui Roh-Nya, bekerja untuk menarik manusia kepada diriNya ?

Jika Juruselamat saya tinggal dalam hidup saya, maka saya memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang kasih dan anugrah-Nya ?

Apakah saya sebagai anggota gereja memandang dengan acuh tak acuh dan tanpa minat terhadap orang2 yang tanpa pengharapan di sekitar saya ?

Apakah kesaksian pribadi saya yang demikian punya kuasa yang mengubahkan ?

1 Yohanes 1:3  Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Dalam hubungan sosial, orang Kristen tidak banyak bicara tentang hal Kerajaan Allah. 

Mereka yang memiliki Juruselamat dlm hidupnya akan memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang kasih dan anugrah-Nya. 

Dan “bukan kamu yang berbicara, tetapi Roh Bapamu yang berfirman di dalam kamu.” 

Kebenaran sering diucapkan sebatas teori, tetapi dia yang hatinya bersinar, karena dia telah menyadari kekuatan yang menyelamatkan dan mengangkat, akan jauh lebih berhasil dalam memberi terang kepada orang lain daripada dia yang hanya mengetahui kebenaran secara teoritis. 

Bagi dia yang telah merasakan kuasa pengudusan dari anugerah Kristus di dalam hatinya, kebenaran adalah prinsip yang hidup, dan dia dapat berbicara dengan jaminan yang membawa keyakinan ke dalam hati orang yang tidak percaya. 

Dia mengajar sebagaimana yang Kristus ajarkan, yang di antaranya para pendengar berkata, "Belum pernah ada orang yg berbicara seperti Orang ini." 

Yohanes, dalam kepastian pengalamannya yang hidup, berkata: “Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus ” 

Kristus, melalui Roh-Nya, bekerja untuk menarik manusia kepada diriNya; dan kita, agen manusia, harus bekerja sama dengan Kristus; kekuatan-Nya yang memberikan efisiensi pada kerja kita. {RH 6 Januari 1891, par. 10}

Tetapi ada kekurangan yang menyedihkan dari persatuan pribadi dengan Kristus, dan karena itu ada kurang simpati dan kerja sama denganNya dalam pekerjaanNya. 

Anehnya, pekerjaan misionaris di rumah diabaikan. 

Betapa banyak pria dan wanita muda, remaja dan anak-anak, tanpa harapan dan tanpa Tuhan di dunia! 

namun anggota-anggota gereja memandang dengan acuh tak acuh seolah-olah tidak ada jiwa yang bisa diselamatkan, tidak ada yang harus mereka minati. 

Jiwa-jiwa ini yang telah Anda lalaikan untuk diinstruksikan menuntun menuju terang, dipandang Surga dengan belas kasihan. {RH 6 Januari 1891, par. 11}

Tulisan aslinya :

In social intercourse, Christians have altogether too little to say in regard to the things that belong to the kingdom of God. Those who have an indwelling Saviour will have something to say of his love and grace. And “it is not ye that speak, but the Spirit of your Father which speaketh in you.” The truth is often spoken from a theoretical knowledge, but he whose heart is all aglow with it, because he has realized its saving, uplifting power, will be much more successful in giving light to others than is he who only knows the truth theoretically. To him who has felt the sanctifying power of the grace of Christ in his own heart, the truth is a living principle, and he can speak with an assurance that carries conviction to the heart of the unbeliever. He teaches as Christ taught, of whom his hearers said, “Never man spake like this man.” John, in the assurance of a living experience, said: “That which we have seen and heard declare we unto you, that ye also may have fellowship with us: and truly our fellowship is with the Father, and with his Son Jesus Christ.” Christ, through his Spirit, is working to draw men to himself; and we, the human agents, are to co-operate with Christ; it is his power that gives efficiency to our labors. {RH January 6, 1891, par. 10}

But there is a sad lack of personal union with Christ, and hence there is a lack of sympathy and co-operation with him in his work. Home missionary work is strangely neglected. How many young men and women, youth and children, are without hope and without God in the world! and yet church-members look on as indifferently as though there were no souls to save, none for whom they should have any special interest. These souls whom you have neglected to instruct, neglected to lead to the light, are regarded by Heaven with pity. {RH January 6, 1891, par. 11}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Sabtu, 17 Oktober 2020. Penglihatan TUHAN : Pandangan Alkitabiah

Apakah saya masih gemar mengeluarkan kata2 yang murahan, 'remeh-temeh', perkataan2 yg tdk penting ? gemar tertawa keras dan riuh ? Apakah saya sedang menyalakan 'api asing' ? Tahukah saya, sejak saya muda, Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang ada ? Sadarkah saya bahaya yang saya hadapi saat tidak terhubung dengan Tuhan ? sudahkah saya jujur kepadaNYA ? Apakah perilaku hidup saya sedang membahayakan jiwa saya dan juga orang2 di sekitar saya ? Apa TUHAN tidak lihat ? Amsal 15:3  Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang mereka miliki.  Waktu kita, karakter kita, pengaruh kita, adalah milik Tuhan, dan harus diberikan untuk melayani Dia.  Setiap jam dalam sehari kita harus menyadari bahwa Tuhan sudah semakin dekat, Dia melihat semua yang kita lakukan, dan mendengar setiap kata yang kita ucapkan.  Mata Tuhan ada di setiap tempat, melihat ...