Skip to main content

Sabtu, 19 September 2020. SATU LANGKAH IMAN


Tahukah saya, hanya melalui AnakNya, 'gak ada yg lain, Allah telah menyatakan keagungan yang dapat dicapai manusia ?

Kalau saya mau diubahkan pikiran dan karakter saya seturut kehendakNYA, saya pantang melihat (mencontoh) pada manusia lain, siapapun dia ? jadi siapa yang harus dilihat (dicontoh) ? apakah saya masih gemar 'melihat' orang utk dijadikan panutan saya ?

Kelembutan dan kerendahan hati jadi salah satu buah yang dihasilkan orang yang sudah menjadi milik Yesus Kristus ? sudahkah saya memiliki buah itu ?

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Filipi 2: 5. {TMK 134.1}

Betapa mulianya ketetapan yang diberikan bagi manusia yang telah jatuh ini.

Melalui AnakNya, Allah telah menyatakan keagungan yang dapat dicapai manusia. 

Melalui jasa Kristus saja manusia diangkat dari keadaannya telah jatuh, dimurnikan dan dibuat lebih berharga daripada baji emas Ophir. 

Adalah mungkin baginya untuk menjadi rekan para malaikat dalam kemuliaan, dan untuk mencerminkan citra Yesus Kristus

.... Namun betapa jarang manusia menyadari ketinggian apa yang dapat dicapainya jika dia mengizinkan Tuhan mengarahkan setiap langkahnya! {TMK 134.2}

Tuhan mengijinkan setiap manusia menjalankan individualitasnya. 

Tuhan tidak mengharapkan manusia membiarkan pikirannya dibawah kendali pikiran manusia lainnya. 

Mereka yang ingin diubah pikiran dan karakternya tidak untuk melihat (mencontoh) pada manusia, tetapi pada Teladan ilahi. 

Tuhan memberikan undangan, “Biarlah pikiran ini ada di dalam kamu, yang juga ada di dalam Kristus Yesus.” 

Melalui pertobatan dan transformasi manusia menerima pikiran Kristus. 

Setiap orang harus berdiri di hadapan Tuhan dengan iman individu, pengalaman individu, mengetahui untuk dirinya sendiri bahwa Kristus adalah pengharapan kemuliaan .... {TMK 134.3}

Sebagai teladan kita, kita memiliki Dia yang segalanya dan di dalam segalanya, Yang Mahatinggi di antara banyak lainnya, Dia yang keagungannya tak tertandingi. Dia dengan anggun menyesuaikan hidupNya untuk peniruan universal. 

Bersatu di dalam Kristus adalah kekayaan dan kesederhanaan; keagungan dan kerendahan hati; kekuatan tak terbatas ,kelembutan dan kerendahan hati yang dalam setiap jiwa yang menerimaNya akan tercermin .... {TMK 134.4}

Tulisan aslinya :

Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus. Philippians 2:5. {TMK 134.1}

How glorious are the possibilities set before the fallen race! Through His Son, God has revealed the excellency to which man is capable of attaining. Through the merits of Christ man is lifted from his depraved state, purified, and made more precious than the golden wedge of Ophir. It is possible for him to become a companion of the angels in glory, and to reflect the image of Jesus Christ.... Yet how seldom he realizes to what heights he could attain if he would allow God to direct his every step! {TMK 134.2}

God permits every human being to exercise his individuality. He desires no one to submerge his mind in the mind of a fellow mortal. Those who desire to be transformed in mind and character are not to look to men, but to the divine Example. God gives the invitation, “Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus.” By conversion and transformation men are to receive the mind of Christ. Every one is to stand before God with an individual faith, an individual experience, knowing for himself that Christ is formed within, the hope of glory.... {TMK 134.3}

As our example we have One who is all and in all, the Chiefest among ten thousand, One whose excellency is beyond comparison. He graciously adapted His life for universal imitation. United in Christ were wealth and poverty; majesty and abasement; unlimited power, and meekness and lowliness, which in every soul who receives Him will be reflected.... {TMK 134.4}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}