Skip to main content

Minggu, 16 Agustus 2020. Sikap Yesus terhadap Orang Lain

Yohanes 17: 18  Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;

Ada dua kerajaan di dunia ini, kerajaan Kristus dan kerajaan Setan. Ke salah satu kerajaan ini masing-masing dari kita milik. Dalam doa-Nya yang luar biasa bagi para murid-Nya, Kristus berkata, “Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;”(Yohanes 17: 15-18). {AG 97.3}

Bukan kehendak Tuhan bahwa kita harus mengasingkan diri dari dunia. Tetapi selama di dunia kita harus menyucikan diri kita kepada Tuhan. 

Kita seharusnya tidak berpola setelah dunia. 

Kita harus berada di dunia, sebagai pengaruh korektif, seperti garam yang mempertahankan rasanya. 

Di antara generasi yang tidak suci, tidak murni, dan menyembah berhala, kita harus menjadi murni dan suci, menunjukkan bahwa kasih karunia Kristus memiliki kuasa untuk memulihkan dalam diri manusia keserupaan ilahi. 

Kita harus memberikan pengaruh penyelamatan pada dunia .... {AG 97.4}

Dunia telah menjadi rumah dosa, massa yg korup .... 

Kita tidak boleh mempraktekkan caranya atau mengikuti adat istiadatnya. 

Secara terus menerus kita harus menolak prinsip-prinsip lemahnya .... {AG 97.5}

Ads.

How a 59-year-old Diabetic Man Slashed 80 points from his Fasting Blood Sugar — literally overnight!

Three days later, he stopped taking insulin for good!

Drugs and Insulin failed to budge his dangerously high numbers. But then...

More detail? Click https://bit.ly/3auq14k

Tulisan aslinya :

There are two kingdoms in this world, the kingdom of Christ and the kingdom of Satan. To one of these kingdoms each one of us belongs. In His wonderful prayer for His disciples, Christ said, “I pray not that thou shouldest take them out of the world, but that thou shouldest keep them from the evil. They are not of the world, even as I am not of the world. Sanctify them through thy truth: thy word is truth. As thou hast sent me into the world, even so have I also sent them into the world” (John 17:15-18). {AG 97.3}

It is not God’s will that we should seclude ourselves from the world. But while in the world we should sanctify ourselves to God. We should not pattern after the world. We are to be in the world, as a corrective influence, as salt that retains its savor. Among an unholy, impure, idolatrous generation, we are to be pure and holy, showing that the grace of Christ has power to restore in man the divine likeness. We are to exert a saving influence upon the world.... {AG 97.4}

The world has become a lazar house of sin, a mass of corruption.... We are not to practice its ways or follow its customs. Continually we are to resist its lax principles.... {AG 97.5}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...