Skip to main content

12 Agustus 2020. Menerapkan Firman Allah

Tahukah saya, Kristus memberi contoh saya utk keagamaan saya jangan hanya sebatas bicara saja, namun berbuat yg murni bukan berbuat utk kepentingan diri ? 

Saya punya pengaruh, apakah pengaruh saya membuat orang lain peroleh keselamatan atau justru kebinasaan ?

Sejauh mana saya menerapkan Firman Allah sampai hari ini?

1 Yohanes 1: 7  Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Agama Kristus lebih dari hanya sekedar bicara. 

Kebenaran Kristus terdiri dari perbuatan benar dan perbuatan baik dari motif yang murni dan tidak egois. 

Kebenaran yg tampak di luar, yg hiasan batiniahnya kurang, tidak akan berguna. 

“Inilah pesan yang kami telah dengar tentang Dia, dan nyatakan kepadamu, bahwa Allah adalah terang, dan di dalam Dia tidak ada kegelapan sama sekali. Jika kita mengatakan bahwa kita memiliki persekutuan dengan-Nya, dan berjalan dalam kegelapan, kita berbohong, dan tidak melakukan kebenaran: 

tetapi jika kita berjalan dalam terang, seperti Dia dalam terang, kita memiliki persekutuan satu dengan yang lain, dan darah Yesus Kristus, Anak-Nya membersihkan kita dari semua dosa. " 

Jika kita tidak memiliki terang dan kasih Tuhan, kita bukanlah anak-anak-Nya. 

Jika kita tidak berkumpul dengan Kristus kita terpencar ke luar. 

Kita semua memiliki pengaruh, dan pengaruh itu menentukan takdir orang lain untuk kebaikan mereka saat ini dan di masa depan atau untuk kehilangan kekal mereka. {3T 528.3}

Tulisan aslinya :

The religion of Christ is something more than talk. The righteousness of Christ consists in right actions and good works from pure, unselfish motives. Outside righteousness, while the inward adorning is wanting, will be of no avail. “This then is the message which we have heard of Him, and declare unto you, that God is light, and in Him is no darkness at all. If we say that we have fellowship with Him, and walk in darkness, we lie, and do not the truth: but if we walk in the light, as He is in the light, we have fellowship one with another, and the blood of Jesus Christ His Son cleanseth us from all sin.” If we have not the light and love of God we are not His children. If we gather not with Christ we scatter abroad. We all have an influence, and that influence is telling upon the destiny of others for their present and future good or for their eternal loss. {3T 528.3}

Comments

Popular posts from this blog

Sabtu, 31 Oktober 2020. Lebih Banyak lagi Pelajaran dari Guru Agung

Bartimeus yg buta rindu bertemu Yesus Kristus utk disembuhkan dan berhasil bertemu dan disembuhkan, namun banyak orang yang bisa melihat yang tidak mampu bertemu Juruselamat dunia ? apa saya sungguh membutuhkan Yesus Kristus dalam hidup saya atau saya hanya sekadar orang yg bisa melihat tapi 'buta' akan kebutuhan Juruselamat (tahukah saya kenapa saya masih 'buta' sampai hari ini) ? Orang Farisi dan para 'guru2 spiritual' yg handal dlm mengajarkan firman, para ahli2 kitab tidak dapat melihat keindahan di dalam Yesus Kristus, mereka nampaknya melihat tapi 'buta' juga ? Yesus yang mana sesungguhnya yg sdg saya 'pandang' ? Yesus Kristus atau 'Yesus' yang lain (another Jesus) yg menginspirasi 'lifestyle' saya ? Tahukah saya, saat saya 'memandang' maka saya akan diubahkan serupa dengan yg saya 'pandang' ? Sadarkah saya, jika saya 'memandang' Yesus Kristus yang biasa berpakaian sederhana dan hidup sederhana, maka ...

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}