Skip to main content

Jumat, 26 November 2021

 

Image https://wwwdotauhsdotedu/wp-content/uploads/2020/06/Repentance-600x403dotjpg

Bagi Yohanes, yang dibuang ke Pulau Patmos karena kesetiaannya bersaksi tentang Kristus, gereja diberi terang khusus. Dalam pengasingannya dia melihat Penebusnya yang dimuliakan, dan melihat lebih jelas dari sebelumnya apa yang akan terjadi di akhir sejarah bumi ini. 

Dia melihat belas kasihan, kelembutan, dan kasih Allah menyatu dengan kekudusan, keadilan, dan kuasa-Nya. Dia melihat orang-orang berdosa menemukan Bapa di dalam Dia yang dosa-dosa mereka telah membuat mereka takut. 

Belas kasih dan kebenaran bertemu bersama; kebenaran dan kedamaian saling berciuman. Di tempat melarikan diri dari Tuhan karena dosa-dosa kita, kita lari ke pelukan-Nya untuk perlindungan dan pengampunan. 

Takhta, yang mengerikan bagi kita karena ketidakpercayaan kita, menjadi tempat perlindungan dalam pertobatan kita.—Manuskrip 38, March 27, 1905, “Be of Good Cheer.” {UL 100.5}

To John, banished to the Isle of Patmos for his faithfulness in witnessing to Christ, there was given special light to the church. In his exile he beheld his glorified Redeemer, and saw more distinctly than ever before what was to be at the close of this earth’s history. He saw the mercy, tenderness, and love of God blending with His holiness, justice, and power. He saw sinners finding a Father in Him of whom their sins had made them afraid. Mercy and truth met together; righteousness and peace kissed each other. In the place of fleeing from God because of our sins, we flee to His arms for protection and pardon. The throne, terrible to us in our unbelief, becomes in our repentance a place of refuge.—Manuscript 38, March 27, 1905, “Be of Good Cheer.” {UL 100.5}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...