Skip to main content

Sabat, 07 Agustus 2021. Istirahat, Hubungan, dan Penyembuhan.

Kejadian 45:5 Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu

Yusuf dengan senang hati memaafkan saudara-saudaranya, dan mengirim mereka pergi dengan berlimpah perbekalan, dan kereta, dan segala sesuatu yang diperlukan untuk memindahkan keluarga ayah mereka, dan keluarga mereka sendiri, ke Mesir. 

Yusuf memberi saudaranya Benyamin hadiah yang lebih berharga daripada saudara-saudaranya yang lain. Saat dia menyuruh mereka pergi, dia memerintahkan mereka, “Ingat, jangan sampai kamu jatuh.” 

Dia takut bahwa mereka mungkin terlibat dalam perselisihan, dan saling menuduh penyebab kesalahan mereka sehubungan dengan perlakuan kejam mereka terhadap dirinya. 

Dengan sukacita mereka kembali kepada ayah mereka, dan mengatakan kepadanya, mengatakan, “Yusuf masih hidup, dan dia adalah gubernur atas seluruh tanah Mesir. Dan hati Yakub menjadi lemah, karena dia tidak mempercayai mereka. 

Dan mereka menceritakan kepadanya semua perkataan Yusuf, yang telah dia katakan kepada mereka; dan ketika dia melihat kereta-kereta yang dikirim Yusuf untuk mengangkutnya, semangat Yakub, ayah mereka, bangkit kembali. 

Dan Israel berkata, cukup; Yusuf anakku masih hidup. Aku akan pergi menemuinya sebelum aku mati.” {1SP 151.2}

Joseph gladly forgave his brethren, and sent them away abundantly provided with provisions, and carriages, and everything necessary for the removal of their father’s family, and their own, to Egypt. Joseph gave his brother Benjamin more valuable presents than to his other brethren. As he sent them away he charged them, “See that ye fall not out by the way.” He was afraid that they might enter into a dispute, and charge upon one another the cause of their guilt in regard to their cruel treatment of himself. With joy they returned to their father, and told him, saying, “Joseph is yet alive, and he is governor over all the land of Egypt. And Jacob’s heart fainted, for he believed them not. And they told him all the words of Joseph, which he had said unto them; and when he saw the wagons which Joseph had sent to carry him, the spirit of Jacob their father revived. And Israel said, It is enough; Joseph my son is yet alive. I will go and see him before I die.” {1SP 151.2}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...