Skip to main content

Minggu, 28 Februari 2020. Ujian Kebenaran Yesaya

Saya yang mengabaikan terang dan peringatan yang Tuhan dengan senang hati berikan, akan tumbuh semakin egois dan merasa diri cukup, saya akan tertipu dan menyebut gelap terang, dan kegelapan terang ?

Yesaya 50:10 Siapa di antaramu yang takut akan TUHAN dan mendengarkan suara hamba-Nya? Jika ia hidup dalam kegelapan dan tidak ada cahaya bersinar baginya, baiklah ia percaya kepada nama TUHAN dan bersandar kepada Allahnya!

Tuhan telah memberikan peringatan, Dia telah menyajikan prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan oleh setiap orang Kristen, dan dibawa ke dalam kehidupan praktisnya. 

Mereka yang mengabaikan terang dan peringatan yang Tuhan dengan senang hati berikan, akan tumbuh semakin egois dan merasa diri cukup. 

Mereka yang tidak mengandalkan Tuhan, pasti akan dijatuhkan oleh musuh. 

Setan sedang bekerja dengan segala cara yang dapat dibayangkan untuk mempertahankan posisinya sendiri bagi orang-orang yang mengaku berada di pihak Tuhan. 

Dia bisa membutakan mata mereka sampai mereka menyebut gelap terang, dan kegelapan terang. 

“Siapa di antaramu yang takut akan TUHAN dan mendengarkan suara hamba-Nya? Jika ia hidup dalam kegelapan dan tidak ada cahaya bersinar baginya, baiklah ia percaya kepada nama TUHAN dan bersandar kepada Allahnya! Lihatlah, semua kamu yang menyalakan api, yang mengelilingi dirimu dengan percikan api: berjalanlah dalam terang apimu, dan dalam percikan api yang telah kamu nyalakan. Ini akan kamu miliki dari tangan-Ku; kamu akan berbaring dalam kesedihan. " {RH 14 Maret 1893, par. 4}

Tulisan aslinya :

The Lord has given warnings, he has presented principles that it is necessary for every Christian to heed, and bring into his practical life. Those who pass on in indifference to the light and warning which God has been pleased to give, will grow more and more egotistical and self-sufficient. Those who do not place their dependence upon God, will certainly be overthrown by the enemy. Satan is working by every conceivable device to keep in his own ranks those who claim to be on the Lord’s side. He can blind their eyes until they will call light darkness, and darkness light. “Who is among you that feareth the Lord, that obeyeth the voice of his servant, that walketh in darkness, and hath no light? Let him trust in the name of the Lord, and stay upon his God. Behold, all ye that kindle a fire, that compass yourselves about with sparks: walk in the light of your fire, and in the sparks that ye have kindled. This shall ye have of mine hand; ye shall lie down in sorrow.” {RH March 14, 1893, par. 4}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...