Skip to main content

Rabu, 20 Januari 2021. Tidak Ada yang Perlu Ditakuti saat Kita Takut kepada Allah

Terang yang kita terima atas pesan malaikat ketiga adalah terang sejati. Tanda binatang itu persis seperti yang telah diberitakan sebelumnya. 

Belum semua yang berkenaan dengan masalah ini dipahami, juga tidak akan dipahami sampai gulungan itu dibuka; tetapi pekerjaan yang paling serius harus diselesaikan di dunia kita. 

Perintah Tuhan kepada hamba-hamba-Nya adalah: “Menangislah dengan keras, jangan sungkan, angkat suaramu seperti terompet, dan tunjukkan kepada umat-Ku pelanggaran mereka, dan rumah Yakub dosa-dosa mereka.” Yesaya 58: 1. {6T 17.1}

Tidak ada perubahan dalam fitur umum pekerjaan kami. Itu harus berdiri sejelas dan berbeda seperti yang telah dibuat nubuat. 

Kita tidak boleh masuk ke dalam persekutuan dengan dunia, seandainya dengan melakukan itu kita dapat mencapai lebih banyak. 

Jika ada yang menghalangi kemajuan pekerjaan di garis yang telah ditentukan Tuhan, mereka akan tidak menyenangkan Tuhan. 

Tidak ada garis kebenaran yang telah membuat orang Masehi Advent Hari Ketujuh menjadikan mereka yang lemah. 

Kita memiliki tonggak lama kebenaran, pengalaman, dan kewajiban, dan kita harus berdiri teguh dalam mempertahankan prinsip-prinsip kita, dalam pandangan dunia secara penuh. {6T 17.2}

Tulisan aslinya :

The light we have received upon the third angel’s message is the true light. The mark of the beast is exactly what it has been proclaimed to be. Not all in regard to this matter is yet understood, nor will it be understood until the unrolling of the scroll; but a most solemn work is to be accomplished in our world. The Lord’s command to His servants is: “Cry aloud, spare not, lift up thy voice like a trumpet, and show My people their transgression, and the house of Jacob their sins.” Isaiah 58:1. {6T 17.1}

There is to be no change in the general features of our work. It is to stand as clear and distinct as prophecy has made it. We are to enter into no confederacy with the world, supposing that by so doing we could accomplish more. If any stand in the way, to hinder the advancement of the work in the lines that God has appointed, they will displease God. No line of truth that has made the Seventh-day Adventist people what they are is to be weakened. We have the old landmarks of truth, experience, and duty, and we are to stand firmly in defense of our principles, in full view of the world. {6T 17.2}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Rabu, 19 Mei 2021. Stabilitas Hukum Tuhan

Betapa sering saya yang sehat melupakan belas kasihan yang luar biasa yang diteruskan kepada saya hari demi hari, tahun demi tahun, saya tidak memberikan penghargaan kepada Tuhan atas semua manfaat-Nya. Tetapi ketika penyakit datang, saya baru ingat Tuhan, baru 'baik-baik' sama Tuhan ? Dan saya wajib ingat, saat Tuhan memberikan kesembuhan kpd saya dari penyakit saya berada di bawah kewajiban yang diperbarui kepada Pencipta ? Ketika kesepuluh penderita kusta itu sembuh, hanya satu yang kembali untuk menemukan Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah saya menjadi seperti sembilan orang yang tidak berpikir, yang hatinya tidak tersentuh oleh belas kasihan Tuhan ? Sudahkah saya menjaga stabilitas hukum (kesehatan) Tuhan ? Yak. 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.” Apakah ada di antara kita yang be...