Skip to main content

Rabu, 14 Oktober 2020. Upaya Keras dan Perjuangan para Pemelihara Hukum

Ada 'gak ya.. jalan utk beroleh hidup kekal yg 'gak pake upaya keras dan perjuangan ?

yg 'gak pake susah dan menderita karena harus ikut jalan yg sempit, berbatu, curam dan berbahaya ?

yg 'gak pake pikul2 salib ? yg gampang2 'aja deh...? iya 'gak sih ?

Tahukah saya, kesusahan, penderitaan yg dialami orang2 yg setia meninggikan kebenaranNYA tanpa kompromi dgn dunia tidak ada artinya dibanding hidup kekal berbahagia di surga ?

Sadarkah saya bahwa semua itu bermanfaat bagi saya ?

Bisa 'gak ya saya berupaya keras dan berjuang melewati semua ini ? udah siap... ?

2 Kor. 11: 26  Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.

Paulus mencapai status moral penuh sebagai manusia di dalam Kristus Yesus. 

Dengan proses yang luar biasa jiwanya berkembang! 

Hidupnya terus-menerus mengalami kesulitan, konflik, dan kerja keras. 

“Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.  Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian " 2 Korintus 11:26, 27. {Lt5-1880.7}

Saya (EGW) telah diperlihatkan bahwa di masa depan kita akan melihat seberapa dekat semua pencobaan kita terkait dengan keselamatan kita, dan bagaimana penderitaan ringan ini bermanfaat bagi kita 

“..mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal." 2 Korintus 4:17, 18. {Lt5-1880.8}

Tulisan aslinya :

Paul attained to the full moral stature of a man in Christ Jesus. By what a process was his soul developed! His life was a continual scene of hardship, conflict, and toil. “In perils of waters, in perils of robbers, in perils of mine own countrymen, in perils by the heathen, in perils in the city, in perils in the wilderness, in perils in the sea, in perils among false brethren; in weariness and painfulness, in watchings often, in hunger and thirst, in fastings often, in cold and nakedness.” 2 Corinthians 11:26, 27. {Lt5-1880.7}

I have been shown that in the future we shall see how closely all our trials were connected with our salvation, and how these light afflictions worked out for us “a far more exceeding and eternal weight of glory, while we look not at the things which are seen, but at the things which are not seen: for the things that are seen are temporal; but the things that are unseen are eternal.” 2 Corinthians 4:17, 18. {Lt5-1880.8}


Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Sabtu, 17 Oktober 2020. Penglihatan TUHAN : Pandangan Alkitabiah

Apakah saya masih gemar mengeluarkan kata2 yang murahan, 'remeh-temeh', perkataan2 yg tdk penting ? gemar tertawa keras dan riuh ? Apakah saya sedang menyalakan 'api asing' ? Tahukah saya, sejak saya muda, Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang ada ? Sadarkah saya bahaya yang saya hadapi saat tidak terhubung dengan Tuhan ? sudahkah saya jujur kepadaNYA ? Apakah perilaku hidup saya sedang membahayakan jiwa saya dan juga orang2 di sekitar saya ? Apa TUHAN tidak lihat ? Amsal 15:3  Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang mereka miliki.  Waktu kita, karakter kita, pengaruh kita, adalah milik Tuhan, dan harus diberikan untuk melayani Dia.  Setiap jam dalam sehari kita harus menyadari bahwa Tuhan sudah semakin dekat, Dia melihat semua yang kita lakukan, dan mendengar setiap kata yang kita ucapkan.  Mata Tuhan ada di setiap tempat, melihat ...