Skip to main content

13 Agustus 2020. Membagikan Firman


Tahukah saya, berkhotbah harus berisi firman TUHAN, bukan ajaran/ kebiasaan/ perkataan manusia ?

Tahukah saya, perbuatan dosa saya harus ditegur (apapun/ siapapun saya, bukan didiamkan, apalagi pura2 'gak tahu), dan lakukan dengan kepanjangsabaran dan pengajaran, seperti yang Yesus Kristus teladankan ?

Dosa dibenci, tapi orang berdosa perlu diselamatkan ?

Sejauh ini, bagaimana sesungguhnya saya membagikan firman TUHAN kepada orang2 di sekitar saya ?

Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 2 Timotius 4: 1, 2. {CC 347.1}

Dalam surat terakhirnya kepada Timotius, Paulus menunjukkan di hadapan pekerja yang lebih muda sebuah cita-cita tinggi, menunjukkan tugas-tugas yang dilimpahkan kepadanya sebagai seorang pelayan Kristus .... 

Paulus memintanya untuk mengkhotbahkan firman, bukan perkataan dan kebiasaan manusia; 

siap bersaksi bagi Tuhan setiap kali ada kesempatan - di hadapan jemaat besar dan lingkaran pribadi, di jalan dan di depan api unggun, kepada teman dan musuh, baik dalam keadaan aman atau menghadapi kesulitan dan bahaya, saat ada celaan dan kerugian. {CC 347.2}

Khawatir bahwa sifat Timotius yang lembut dapat membuatnya menghindari dari bagian penting dari pekerjaannya, Paulus menasihati dia untuk setia dalam menegur dosa dan bahkan untuk menegur dengan tegas mereka yang bersalah atas kejahatan yang berat. 

Namun dia harus melakukan ini "dengan kepanjangsabaran dan pengajaran" Dia harus mengungkapkan kesabaran dan kasih Kristus .... {CC 347.3}

Untuk membenci dan menegur dosa, dan pada saat yang sama menunjukkan belas kasihan dan kelembutan bagi orang berdosa, adalah pencapaian yang sulit. 

Semakin sungguh-sungguh upaya kita untuk mencapai kesucian hati dan kehidupan, semakin tajam persepsi kita tentang dosa dan semakin diputuskan ketidaksetujuan kita terhadap penyimpangan dari yang benar. 

Kita harus waspada terhadap kekejaman yang tidak semestinya terhadap si pelaku kesalahan, tetapi kita juga harus berhati-hati untuk waspada betapa berdosanya dosa. 

Ada kebutuhan untuk menunjukkan kesabaran dan kasih seperti Kristus kepada orang yang bersalah, tetapi ada juga bahaya menunjukkan toleransi yang begitu besar atas kesalahannya sehingga orang yang bersalah akan menganggap dirinya tidak pantas untuk dicela .... {CC 347.4}

Tulisan aslinya :

I charge thee therefore before God, and the Lord Jesus Christ, who shall judge the quick and the dead at his appearing and his kingdom; preach the word; be instant in season, out of season; reprove, rebuke, exhort with all longsuffering and doctrine. 2 Timothy 4:1, 2. {CC 347.1}

In this his last letter to Timothy, Paul held up before the younger worker a high ideal, pointing out the duties devolving on him as a minister of Christ.... Paul bids him preach the word, not the sayings and customs of men; to be ready to witness for God whenever opportunity should present itself—before large congregations and private circles, by the way and at the fireside, to friends and to enemies, whether in safety or exposed to hardship and peril, reproach and loss. {CC 347.2}

Fearing that Timothy’s mild, yielding disposition might lead him to shun an essential part of his work, Paul exhorted him to be faithful in reproving sin and even to rebuke with sharpness those who were guilty of gross evils. Yet he was to do this “with all long-suffering and doctrine.” He was to reveal the patience and love of Christ.... {CC 347.3}

To hate and reprove sin, and at the same time to show pity and tenderness for the sinner, is a difficult attainment. The more earnest our own efforts to attain to holiness of heart and life, the more acute will be our perception of sin and the more decided our disapproval of any deviation from the right. We must guard against undue severity toward the wrongdoer, but we must also be careful not to lose sight of the exceeding sinfulness of sin. There is need of showing Christlike patience and love for the erring one, but there is also danger of showing so great toleration for his error that he will look upon himself as undeserving of reproof.... {CC 347.4}

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 16 September 2021

Youtube Thumbnail Image https://wwwdotrainbowtokendotcom/wp-content/uploads/2017/11/The-Lord-Jesus-Christ-Is-God-Himselfdotjpg Peliharalah dirimu dalam kasih Allah, mencari rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal. Juli 21. {FH 344.1} Mereka yang mendengar dari bibir Kristus kata-kata, “Bagus, engkau hamba yang baik dan setia,” akan menjadi pelayan kebenaran yang heroik. Mereka mungkin tidak pernah mengkhotbahkan khotbah dari mimbar,  tetapi setia pada rasa tuntutan Tuhan atas mereka dan cemburu akan kehormatan-Nya, mereka akan melayani jiwa-jiwa yang dibeli dengan darah Kristus. Mereka akan melihat perlunya membawa ke dalam pekerjaan mereka pikiran yang rela,  semangat yang sungguh-sungguh, dan semangat yang tulus dan tidak mementingkan diri. Mereka tidak akan mempelajari cara terbaik untuk mempertahankan martabat mereka sendiri, tetapi dengan perhatian dan perhatian akan berusaha untuk memenangkan hati orang-orang yang mereka layani.... {FH 344.2} Rasul Paulus ...

Senin, 13 Desember 2021

“Allah tidak memihak” (Galatia 2:6, RSV), kata Paulus, “Injil ...adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya; kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang Yunani. Karena di situlah kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman: seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh iman.” Injil ini sama-sama berguna bagi orang Yahudi dan bukan Yahudi. {TT 198.6} “God shows no partiality” (Galatians 2:6, RSV), declares Paul, “The gospel ... is the power of God unto salvation to everyone that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. For therein is the righteousness of God revealed from faith to faith: as it is written, The just shall live by faith.” This gospel is equally efficacious for Jew and Gentile. {TT 198.6}

Sabtu, 17 Oktober 2020. Penglihatan TUHAN : Pandangan Alkitabiah

Apakah saya masih gemar mengeluarkan kata2 yang murahan, 'remeh-temeh', perkataan2 yg tdk penting ? gemar tertawa keras dan riuh ? Apakah saya sedang menyalakan 'api asing' ? Tahukah saya, sejak saya muda, Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang ada ? Sadarkah saya bahaya yang saya hadapi saat tidak terhubung dengan Tuhan ? sudahkah saya jujur kepadaNYA ? Apakah perilaku hidup saya sedang membahayakan jiwa saya dan juga orang2 di sekitar saya ? Apa TUHAN tidak lihat ? Amsal 15:3  Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. Kristus ingin orang2 muda menyerahkan diri kepadaNya, dengan semua yang mereka miliki.  Waktu kita, karakter kita, pengaruh kita, adalah milik Tuhan, dan harus diberikan untuk melayani Dia.  Setiap jam dalam sehari kita harus menyadari bahwa Tuhan sudah semakin dekat, Dia melihat semua yang kita lakukan, dan mendengar setiap kata yang kita ucapkan.  Mata Tuhan ada di setiap tempat, melihat ...